Jasa Seting VPS Linux

Selamat datang di XYNOL network, penyedia informasi seputar VPS Linux dan jasa seting VPS terpercaya.

jasa seting vps

Pengertian VPS
VPS yang kami singgung di sini mengacu pada virtual private server dengan sistem operasi Linux atau VPS Linux (Ubuntu, CentOS, Debian). Sebetulnya apa itu VPS? OK, VPS sesuai dengan akronimnya adalah server virtual atau sebuah server yang divirtualisasi menjadi beberapa node, masing-masing mempunya ip publik sendiri-sendiri dan masing-masing dapat menjalankan sistem operasinya sendiri-sendiri dan tentu tiap node tsb mempunyai hak akses super user atau administrator (root) sendiri-sendiri. Tiap node seolah terpisah dan berdiri secara independen. Pastinya, meski bernama virtual tapi server induk yang menjadi host tentu ada wujud fisiknya yang dengan aman bersemayam di sebuah datacenter.

VPS menawarkan keleluasaan lebih dan kebebasan dalam pengelolaan dan penggunaannya dibandingkan dengan shared hosting yang sudah biasa Anda gunakan. Di shared hosting, segala sesuatunya sudah built-in, resources dan lain-lain tinggal Anda pakai dan Anda tidak memiliki kuasa untuk mengoprek sesuai keinginan seperti pada VPS. Di VPS Anda dapat melakukan setup sesuai kemauan dan sesuai kebutuhan, Anda dapat pula menginstal aneka macam aplikasi seperti proxy, DNS, VPN, database, dll. Anda dapat pula menjadikan VPS sebagai remote backup data dan masih banyak lagi pemanfaatannya. Hal ini tidak dapat Anda kerjakan pada sebuah shared hosting dengan segala keterbatasannya. Pokoknya asyik lah hehehe (tapi pastinya Anda harus punya skill cukup untuk dapat menggunakan sebuah VPS secara maksimal ya…).

Nah, bisa dibilang begini: VPS ini satu level di atas shared hosting dan di bawah dedicated server. Jadi bagi yang membutuhkan sebuah dedicated server namun budget belum memungkinkan maka VPS adalah solusinya. VPS hampir tidak ada bedanya dalam penggunaan dan setup/instalasinya dengan dedicated server. Perbedaan mutlak yaitu bahwa dedicated server adalah sebuah server yang akan Anda gunakan utuh untuk Anda sendiri, tidak divirtualisasi sehingga performance akan sedikit lebih mantap dibanding pada VPS. Maka demikian pula, VPS akan lebih mantap dan handal dibandingkan dengan shared hosting. Contoh kasus paling nyata yaitu VPS mampu handle web trafik lebih tinggi dibanding shared hosting.

Virtualisasi pada VPS
Virtualisasi VPS yang dikenal setidaknya ada dua macam, yaitu KVM dan OpenVZ. Sebenarnya kalau mau paham lebih detail, Anda bisa membuka situs kuno Google dot com dan menggali informasi lebih lengkap mengenai virtualisasi VPS ini. Tapi secara awam, KVM lebih independen dan dia menggunakan kernel sendiri, sementara OpenVZ tergantung pada kernel host. Secara umum KVM lebih stabil dibanding dengan OpenVZ.

Lalu pilih mana? Jika Anda hendak meng-host web atau aplikasi yang membutuhkan kehandalan sebuah server maka KVM lah pilihannya. Jika Anda memerlukan sebuah VPS untuk tahap development dan testing atau sekedar pembelajaran maka OpenVZ sudah memadai. Tapi bolehkah dan bisakah OpenVZ digunakan untuk meng-host website dan aplikasi-aplikasi tertentu? Sangat boleh dan tidak masalah. Beberapa web yang pernah saya manage di-host di VPS OpenVZ dan semua running dengan lancar dan mulus.

Unmanaged?
Kebanyakan hosting penyedia VPS Linux memberi label pada VPS yang mereka tawarkan sebagai VPS unmanaged atau self-managed. Apa ini artinya? Maksud dari predikat yang menempel pada produk VPS ini adalah bahwa setelah Anda membayar untuk menyewa VPS maka hampir segala sesuatunya menjadi tanggung jawab Anda, yaitu: setup, instalasi, troubleshooting termasuk security dan lain-lain. Hmm beda sekali kan dengan shared hosting yang mana begitu paket hosting aktif Anda sudah langsung diberi akses ke cPanel, mengganti nameserver, klik-klik ini itu dan jadilah sebuah WordPress. Semua begitu simpel dan mudah. Di VPS unmanaged tidaklah demikian, bagaimana mungkin mau cukup klik-klik itu ini dan jadilah WordPress, lha yang didapat cuma sebuah ip dan password. Bagaimana cara login ke VPS saja belum tahu, hehehe.

VPS yang Anda sewa umumnya hanyalah sebuah server virtual yang kosong, bahkan Anda diharuskan rebuild atau deploy OS yang diinginkan terlebih dahulu, selanjutnya Anda harus melakukan rangkaian ritual setup sesuai dengan apa yang diinginkan. Bagi yang belum mempunyai skill bisa jadi ini akan merupakan sebuah horror. Apalagi jika kebutuhan untuk migrasi ke VPS sudah sangat mendesak.

Jasa Seting VPS
Di sinilah kami berperan memberikan solusi jasa segala macam setup dan konfigurasi VPS yang hendak Anda gunakan. Seiring dengan makin populernya dan makin meningkatnya penggunaan VPS Linux kami hadir memberi layanan terbaik untuk membantu Anda dalam pengerjaan setup VPS. Divisi khusus kami yaitu SERVERS.id siap memberi solusi per-VPS-an kepada khalayak internet.

Jadi, apakah Anda butuh jasa instal dan seting VPS? Mau seting VPS dari Digitalocean, Ramnode, Linode, Nocix, Contabo, dsb? Mau jasa instal berbagai panel di VPS (Vesta, cPanel, Webuzo, Webmin, Sentora, Plesk, CWP), mau setup VPS dengan Centminmod, EasyEngine, Serverpilot.io? Mau migrasi dari shared ke VPS? Mau instal sertifikat SSL? Mau setup aplikasi VPN, proxy, database dll? Kunjungi segera web jasa seting VPS yang sudah menangani ratusan klien baik perorangan, online shopping, instansi pemerintah/swasta: SERVERS.id.

Klik di sini!